| |
| |
Hari ini, Kamis tanggal 3 Desember 2009 adalah Hari Penyandang Cacat Internasional.
Hari peringatan Internasional yang disponsori oleh Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) sejak tahun 1992. Para penyandang cacat Indonesia juga memperingati di
Gedung II Kantor Wakil Presiden RI, Prof. Dr. Boediono. Dalam kesempatan itu, Wapres juga meminta agar para menteri-menteri terkait
melakukan upaya-upaya optimal demi mempermudah akses para penyandang cacat |
Keluarga MATKITA ikut berpartisipasi pada Hari Penyandang Cacat Internasional. Aku sendiri juga merupakan penyandang cacat.
Kata orang tua dan kakakku, aku penderita polio sejak usia 2 tahun. Aku merasakan sebagai penyandang cacat memang sulit.
Masa kanak-kanak hingga aku dewasa, seperti manusia yang bukan penyandang cacat yang lain, aku gunakan untuk menimba ilmu di SD, SMP, SMA dan ITB.
Aku bersyukur bisa melalui ini semua. Berkat dorongan dan bantuan dari orang tua dan saudara-saudaraku.
|
|
|
Kini aku telah berkeluarga. Aku hidup bersama suami dan 2 putri-putriku
Mini dan Inar (bukan nama sebenarnya) yang sering ikut bermain dengan para sahabat matematika :). Kegiatanku sehari-hari selain
melakukan kegiatan rutin rumah tanggaku, suamiku memberiku kesempatan kepadaku untuk membuat MATKITA.
Agar dapat memelihara MATKITA aku mencari dana dengan memberikan bimbingan belajar matematika dirumah kepada siswa-siswi SD, SMP dan SMA.
Aku menyukai matematika.
|
Dalam pemeliharaan MATKITA, aku memerlukan cukup banyak biaya. Dalam kesempatan ini, di Hari Penyandang Cacat Internasional, aku mengajak para
donatur untuk membantu mengembangkan MATKITA. Bisa melalui berbagai cara, misalnya
memasang baner di MATKITA atau sebagai donatur sukarela. |
Saat ini, dengan adanya berbagai hubungan melalui online (OL) melalui internet, membuat para penyandang cacat bisa melihat berbagai belahan dunia
walaupun mempunyai kesulitan bepergian. Seperti aku, sekarang aku harus berjalan dengan alat bantu jalan (rolator).
Aku jarang bepergian. Karena setiap bepergian aku selalu dengan suami atau anak-anakku. Dan kadang-kadang mereka juga disibukkan oleh pekerjaannya masing-masing.
Aku bisa mengikuti di belahan bumi nun jauh disana di
CSU (Columbus State University) ada Math Contest. Aku senang di hari ini, Hari Penyandang Cacat Internasional,
aku mendapat email atas jawabanku yang benar. Untuk Problem of the Week,
namaku tertera di nomor 239 :D. Untuk
Algebra in Action, namaku ada di nomor 118 :D. Ooh aku lihat nama anakku
Inar juga ada di nomor 102 :D.
|
|
Ini permainan dalam Problem of the Week. Diberikan 2 bilangan bulat positif x dan y, sedemikian sehingga
x2 - 22y + 1000 = 385. Tentukan jumlah x dan y
|
Aku jadikan bentuk
x2 - 22y = 385 - 1000
x2 - 22y = -615
Aku hitung satu persatu
210 = 1024
211 = 2048
212 = 4096
Selanjutnya aku lakukan ...
x2 - 4096 = -615
x2 = 4096 - 615
x2 = 3481
Yang artinya 2y = 12, dan y = 6. Dan aku dapatkan ... x = 59. Jadi x + y = 59 + 6 = 65. Sip:)
|
Permainan Algebra in Action. Diberikan persegi panjang, bukan persegi lo. Jumlah dari panjang 2 sisi yang lebih pendek
dan sisi yang ketiga adalah 324 cm. Sedangkan, jumlah sisi yang keempat dan diagonalnya juga 324 cm. Tentukan rasio
(perbandingan) dari sisi yang lebih panjang terhadap sisi yang lebih pendek dari persegi panjang tersebut.
|
Hoho ... seperti aku misalkan panjang sisi yang lebih pendek adalah l (plesetan dari lebar), kemudian
sisi yang lebih panjang adalah p (plesetan dari panjang). Diagonalnya, sesuai dengan teorema Pythagoras
adalah √(P2 + l2). Lalu ikuti cerita dalam permainan ...
2l + p = 324
p + √(P2 + l2) = 324
Yang berarti ...
2l + p = p + √(P2 + l2)
2l = √(P2 + l2)
4l2 = P2 + l2
3l2 = p2
Jadi ... p2 ÷ l2 = 3 : 1 dan ... p ÷ l = √3 : 1. Sip :). Semoga di Hari Penyandang
Cacat Internasional ini, curhatku mendapat perhatian dari para donatur yang dermawan.
|
|