Saat aku pergi melaksanakan ibadah haji 5 tahun yang lalu, aku melihat sesuatu yang indah dijual oleh seseorang lelaki di pinggir jalan, dekat Masjidil Harom. Lelaki tersebut aku panggil dengan mamang, seperti aku memanggil lelaki pada umumnya. Mamang berdagang Rumput Fatimah dan Siwak.
|